Berita
AUD : Buy = 11790 | Sell = 12190
CAD : Buy = 12260 | Sell = 12560
EUR : Buy = 19240 | Sell = 19740
HKD : Buy = 2100 | Sell = 2250
JPY : Buy = 103.8 | Sell = 108.8
MYR : Buy = 3970 | Sell = 4170
NZD : Buy = 9750 | Sell = 10050
GBP : Buy = 22350 | Sell = 22850
SGD : Buy = 13100 | Sell = 13400
KRW : Buy = 9.2 | Sell = 13.2
USD : Buy = 16550 | Sell = 16950
CNY : Buy = 2410 | Sell = 2510
CNH : Buy = 2410 | Sell = 2510
INR : Buy = 130 | Sell = 230
PHP : Buy = 220 | Sell = 320
CHF : Buy = 21280 | Sell = 21780
THB : Buy = 450 | Sell = 530Bantu Modal Petani Garam Karangasem, Bank BPD Bali Genjot KUR Mesari
Karangasem -
Bank BPD Bali Kantor Cabang Karangasem terus menggenjot Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui Program Membangun Masyarakat Bali (Mesari) untuk membantu permodalan para petani garam di Kabupaten Karangasem. Hal itu sesuai dengan visi dari Bank BPD Bali yakni Menjadi Bank yang kuat, berdaya saing tinggi, dan terkemuka dalam melayani UMKM serta berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Bank BPD Bali juga mendukung Peraturan Gubernur Bali No 99 tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali dan pada Tahun 2021 mengeluarkan Surat Edaran Nomor 17 tahun 2021 tentang pemanfaatan produk garam tradisional lokal Bali.
Hasil survei di lapangan dan data dari Dinas Koperasi dan Dinas Perikanan Karangasem, Petani Garam tersebar di Desa Tianyar, Amed, dan Yeh Malet. Total petani garam yang sudah dibantu program mesari Bank BPD Bali saat lounching program mesari di Amed sebanyak 16 Debitur, dengan rincian Petani Garam di Tianyar Barat sebanyak 5 debitur, petani garam MPIG Garam Amed sebanyak 9 debitur dan petani garam di Yeh Malet sebanyak 2 debitur. “Masih ada 49 kelompok petani garam yang sedang proses,” kata Kepala Bank BPD Bali Cabang Karangasem Ketut Andayana Kusuma Yasa di Karangasem, Sabtu (6/11/2021). Dijelaskan, melalui program ini Bank BPD Bali memberikan permodalan kepada petani garam dengan skema kredit KUR.
Hasil survei di lapangan dan data dari Dinas Koperasi dan Dinas Perikanan Karangasem, Petani Garam tersebar di Desa Tianyar, Amed, dan Yeh Malet. Total petani garam yang sudah dibantu program mesari Bank BPD Bali saat lounching program mesari di Amed sebanyak 16 Debitur, dengan rincian Petani Garam di Tianyar Barat sebanyak 5 debitur, petani garam MPIG Garam Amed sebanyak 9 debitur dan petani garam di Yeh Malet sebanyak 2 debitur. “Masih ada 49 kelompok petani garam yang sedang proses,” kata Kepala Bank BPD Bali Cabang Karangasem Ketut Andayana Kusuma Yasa di Karangasem, Sabtu (6/11/2021). Dijelaskan, melalui program ini Bank BPD Bali memberikan permodalan kepada petani garam dengan skema kredit KUR.
Semua klaster petani garam yang ada di Karangasem secara bertahap akan dijadikan nasabah binaan dengan bantuan permodalan program Mesari, sehingga kapasitas usaha meningkat dan proses produksi bisa berkesinambungan. Bank BPD Bali tidak hanya memberikan permodalan kepada pelaku usaha/petani garam, akan tetapi juga membantu petani garam untuk memasarkan/membeli produknya dan memberikan pendampingan/pelatihan wirsauha agar mampu tetap bersaing dan eksis. Petani garam juga akan diberikan fasilitas dalam peningkatan kapasitas produksi melalui program kemitraan pengolahan garam tradisional yang mana klaster/petani garam akan diberikan bantuan peralatan yang dapat membantu proses produksi.
Last Update : 2026-03-14 10:52:52
Akselerasi Layanan Kesehatan dan Pengentasan Kemiskinan, Bank BPD Bali Salurkan CSR Ambulans dan Bedah Rumah di Tabanan
Selengkapnya  
Menjelang dan Setelah Hari Raya Keagamaan, Bank BPD Bali Ingatkan Waspada Penipuan
Selengkapnya  
Gencarkan Program KEJAR OJK, Bank BPD Bali Undiknas Rector Cup Literasi Kalangan Pelajar dan Mahasiswa
Selengkapnya  
Copyright © 2021 PT. Bank Pembangunan Daerah Bali. All Rights Reserved.