Berita

Bank BPD Bali Perkuat Transformasi Digital Daerah melalui QRIS Tap dan KKI di FEKDI x IFSE 2026

  • 24 September 2026
  • Dibaca : 35 Pengunjung

Jakarta, 24 September 2026 — PT Bank Pembangunan Daerah Bali (Bank BPD Bali) turut berpartisipasi dalam Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit and Expo (IFSE) 2026, yang diselenggarakan melalui kolaborasi Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dan inovasi dalam pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan digital nasional.
Mengusung tema “Mempererat Sinergi, Memacu Inovasi, Mencetak Talenta Unggul Berdaya Saing Global untuk Kemajuan Ekonomi Keuangan Digital Nasional”, FEKDI x IFSE 2026 mempertemukan regulator, industri perbankan, Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP), fintech, perusahaan teknologi, serta berbagai pemangku kepentingan melalui seminar, talkshow, showcase inovasi digital, networking session, hingga digital experience.
Dalam penyelenggaraan tahun ini, Bank BPD Bali menjadi satu-satunya Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang turut berpartisipasi bersama para PJP dan pelaku industri ekonomi dan keuangan digital lainnya. Keikutsertaan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan inovasi yang telah diimplementasikan sekaligus menunjukkan kontribusi dalam mendukung percepatan transformasi digital di tingkat daerah.
QRIS Tap: Bank BPD Bali sebagai Acquirer dan Issuer
Salah satu inovasi yang menjadi bagian dari transformasi digital adalah implementasi QRIS Tap, di mana Bank BPD Bali telah berperan sebagai acquirer maupun issuer.
Pada sisi acquirer, Bank BPD Bali mendukung merchant dalam menerima transaksi QRIS Tap melalui merchant yang berada dalam ekosistem. Sementara pada sisi issuer, dengan memanfaatkan Balipay, produk uang elektronik server-based, sebagai salah satu instrumen pembayaran dalam ekosistem QRIS Tap.
Implementasi QRIS Tap tersebut menunjukkan kesiapan dalam menghadirkan layanan pembayaran digital secara lebih menyeluruh, tidak hanya dari sisi penerimaan transaksi, tetapi juga melalui penyediaan instrumen pembayaran bagi pengguna, serta turut mendorong pengalaman transaksi yang semakin cepat, praktis, seamless, dan terintegrasi, sekaligus memperluas pemanfaatan sistem pembayaran digital dalam berbagai aktivitas masyarakat.
KKI Bank BPD Bali Telah Diimplementasikan di Seluruh Pemerintah Daerah di Bali
Selain QRIS Tap, Bank BPD Bali juga menampilkan implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) untuk Pemerintah Daerah yang dikembangkan secara bertahap, mulai dari fase pembayaran menggunakan QRIS, KKI dalam bentuk kartu fisik, hingga KKI Online Payment.
Implementasi KKI tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap percepatan digitalisasi transaksi belanja pemerintah daerah. Saat ini, implementasi KKI telah dilakukan pada seluruh pemerintah daerah di Bali, sehingga semakin memperkuat penggunaan instrumen pembayaran non-tunai dalam pelaksanaan belanja pemerintah daerah.
Pada tahap KKI Online Payment, dikembangkan solusi pembayaran digital yang memungkinkan proses transaksi belanja pemerintah dilakukan melalui ekosistem perdagangan secara elektronik. Pengembangan ini mendukung proses pembayaran yang lebih terintegrasi, terdokumentasi, dan dapat memperkuat tata kelola transaksi pemerintah daerah.
Implementasi KKI tersebut juga menunjukkan pendekatan dalam membangun ekosistem digital yang tidak hanya berorientasi pada kebutuhan nasabah individu, tetapi juga menjawab kebutuhan pemerintah daerah sebagai bagian strategis dari ekosistem Bank BPD Bali.
Memperkuat Peran BPD dalam Ekosistem Ekonomi Digital
Direktur Bisnis Bank BPD Bali, I Nyoman Sumanaya, S.E., M.M., menyampaikan bahwa keikutsertaan Bank BPD Bali dalam FEKDI x IFSE 2026 menjadi momentum untuk menunjukkan kontribusi nyata Bank Pembangunan Daerah dalam mendorong transformasi digital,  memperkuat inovasi dan kolaborasi untuk membangun ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang semakin terintegrasi.
Transformasi digital Bank BPD Bali dikembangkan dengan pendekatan ekosistem melalui kolaborasi bersama regulator, pemerintah daerah, pelaku usaha, PJP, fintech, serta mitra teknologi.
“Bagi kami, transformasi digital bukan hanya mengenai pengembangan kanal atau produk digital, tetapi bagaimana teknologi dapat menghubungkan masyarakat, pemerintah daerah, merchant, dan pelaku usaha dalam satu ekosistem yang memberikan kemudahan, efisiensi, keamanan, dan nilai tambah,” lanjutnya.
Ke depan, Bank BPD Bali akan terus memperkuat inovasi dan kolaborasi untuk memperluas ekosistem ekonomi dan keuangan digital di Bali. Dengan memanfaatkan kapabilitas sebagai bank daerah sekaligus bagian dari ekosistem pembayaran nasional, Bank BPD Bali berkomitmen menghadirkan solusi digital yang relevan bagi masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah daerah.
Keikutsertaan Bank BPD Bali dalam FEKDI x IFSE 2026 sekaligus menjadi wujud komitmen untuk membawa pengalaman dan inovasi digital dari daerah ke dalam ekosistem ekonomi dan keuangan digital nasional, serta memperkuat peran Bank Pembangunan Daerah dalam mendukung transformasi digital Indonesia.

Last Update : 2026-09-24 21:25:35

BPD Bali Highlight

Bank BPD Bali Perkuat Transformasi Digital Daerah melalui QRIS Tap dan KKI di FEKDI x IFSE 2026

Selengkapnya  

Serap Masukkan Konstruktif RUU BUMD, DPD RI pilih Bank BPD Bali sebagai Role Model

Selengkapnya  

Konsistensi Pertumbuhan dan Kinerja Solid, Bank BPD Bali Raih Penghargaan Prominent Awards 2026 

Selengkapnya  


Copyright © 2021 PT. Bank Pembangunan Daerah Bali. All Rights Reserved.