Berita

Bank BPD Bali Serahkan Dividen Rp 826,10 M Untuk Pembangunan Daerah dan Penguatan Ekonomi

  • 11 Februari 2026
  • Dibaca : 25 Pengunjung

DENPASAR (10/02/2026)- Bank BPD Bali menyerahkan dividen tahun buku 2025 kepada pemegang saham sebesar Rp826,10 miliar dari laba bersih yang mencapai Rp1,101 triliun berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun buku 2025 yang dilaksanakan pada 3 Februari 2026. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada tiga pemegang saham, yakni Pemkab Badung, Pemprov Bali dan Pemkot Denpasar. Dari jumlah tersebut, Pemprov Bali memperoleh dividen sebesar Rp250,62 miliar, Pemkab Badung menerima Rp363 miliar dan Pemkot Denpasar sebesar Rp92,89 miliar serta telah dibukukan pemberian dividen kepada pemegang saham lainnya.

Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, S.H., M.H. menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan yang telah diberikan oleh seluruh pemegang saham, stake holder serta masyarakat sehingga Bank BPD Bali dapat berkinerja baik serta berkontribusi bagi pembangunan daerah melalui pembagian dividen kepada pemerintah.

“Harapannya melalui dividen yang telah diserahkan dapat menunjang program-program pemerintah baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat dan juga memberikan akses yang lebih luas bagi masyarakat seperti Sidi Kumbara, penyaluran KUR, kredit program perumahan dan program lain yang digagas pemerintah pusat,” jelasnya.

/new/public/ckfinder/userfiles/files/Rilis/image/kolase%20Dividen.jpg
 

Seusai acara penyerahan dividen secara simbolis, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan apresiasi kepada Bank BPD Bali yang telah memberikan Dividen kepada Pemkab Badung sebagai pemegang saham pengendali. Hal ini membuktikan perkembangan Bank BPD Bali sangat luar biasa.

“Melihat tren pendapatan terutama dilihat dari sudut pandang Return on Equity (ROE) dan Return on Investment (ROI) yang cukup signifikan. Berdasarkan indikator dua ini, Bank BPD Bali termasuk BPD yang teratas di Indonesia. Sehingga kami tidak ada keraguan untuk menambah penyertaan modal," jelasnya.

Dari sisi kinerja, berdasarkan laporan keuangan Desember 2025, total aset Bank BPD Bali mencapai Rp41,38 triliun atau tumbuh 8,01 persen (yoy), sekaligus melampaui target Rencana Bisnis Bank (RBB) sebesar 101,59 persen. Kinerja positif ini berdampak langsung pada peningkatan dividen kepada para pemegang saham.

Indikator lain menunjukkan nilai positif terlihat dari rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 29,30 persen, rasio kredit bermasalah (NPL gross) 0,80 persen, rasio NIM 6,33 persen, serta rasio BOPO yang membaik menjadi 62,42 persen

Penyaluran kredit juga menunjukkan tren positif dengan total kredit mencapai Rp25 triliun atau tumbuh 9,51 persen (yoy). Kredit UMKM tercatat sebesar Rp12,769 triliun atau tumbuh 9,23 persen, didukung penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp1,769 triliun.

Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun mencapai Rp33,85 triliun atau tumbuh 5,24 persen (yoy). Pertumbuhan ini ditopang oleh peningkatan giro dan tabungan masyarakat, tercermin dari rasio CASA sebesar 69,09 persen.

Last Update : 2026-02-11 14:42:22

BPD Bali Highlight

Bank BPD Bali Serahkan Dividen Rp 826,10 M Untuk Pembangunan Daerah dan Penguatan Ekonomi

Selengkapnya  

Dukung Pemahaman KUHP & KUHAP Baru Serta Gerakan Anti Korupsi, Kejati Bali Ajak Terapkan Budaya Kepatuhan Dari Lingkup Rumah Tangga Setiap Warga

Selengkapnya  

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Selengkapnya  


Copyright © 2021 PT. Bank Pembangunan Daerah Bali. All Rights Reserved.